
Matcha latte menjadi salah satu menu yang semakin mudah ditemukan di coffee shop, kafe, hingga booth minuman kekinian. Perpaduan karakter matcha dengan susu menghasilkan rasa yang unik, creamy, dan mudah dikembangkan menjadi berbagai menu.
Namun, membuat matcha latte untuk kebutuhan usaha tidak cukup hanya mengandalkan rasa yang enak. Setiap gelas harus memiliki warna, aroma, tingkat kemanisan, dan kekentalan yang konsisten agar pelanggan mendapatkan pengalaman yang sama setiap kali membeli.
Lantas, bagaimana cara membuat matcha latte untuk jualan agar rasanya creamy dan konsisten? Simak panduannya berikut ini.
Mengapa Matcha Latte Cocok untuk Dijual?

Matcha latte mempunyai karakter yang berbeda dibandingkan minuman berbasis kopi atau cokelat. Warna hijaunya terlihat menarik, sedangkan perpaduan rasa matcha dan susu memberikan sensasi lembut yang mudah disukai.
Menu ini juga dapat dikembangkan menjadi berbagai varian, seperti:
- Iced Matcha Latte
- Matcha Brown Sugar
- Matcha Coffee Latte
- Matcha Frappe
- Matcha Boba Milk
- Matcha Salted Caramel
- Strawberry Matcha Latte
Dengan satu bahan dasar, pelaku usaha dapat menciptakan beberapa pilihan menu sekaligus. Hal ini membuat matcha latte menarik untuk coffee shop, restoran, booth minuman, maupun usaha rumahan.
Bahan Membuat Iced Matcha Latte

Berikut bahan dasar yang dapat digunakan untuk membuat satu gelas iced matcha latte:
- 25–30 gram Dorata Powder Matcha Latte
- 100 ml air hangat
- 100 ml susu cair
- Es batu secukupnya
- Topping sesuai selera
Takaran dapat disesuaikan kembali dengan ukuran gelas dan karakter rasa yang ingin ditawarkan.
Cara Membuat Matcha Latte untuk Jualan

1. Larutkan powder menggunakan air hangat
Masukkan powder matcha latte ke dalam gelas atau shaker. Tambahkan air hangat, kemudian aduk sampai seluruh powder larut dan tidak menggumpal.
Hindari menggunakan air yang terlalu dingin saat melarutkan powder karena dapat membuat teksturnya kurang merata.
2. Gunakan takaran yang sama
Gunakan timbangan atau sendok takar untuk menjaga konsistensi. Jangan hanya memperkirakan takaran karena perbedaan beberapa gram dapat memengaruhi rasa, warna, dan kekentalan minuman.
Buat satu standar resep yang harus digunakan oleh seluruh anggota tim.
3. Tambahkan susu cair
Setelah powder larut, tambahkan susu cair sesuai takaran. Aduk kembali atau gunakan shaker agar seluruh bahan tercampur dengan sempurna.
Pemilihan susu juga dapat disesuaikan dengan target pelanggan dan harga jual yang ditentukan.
4. Siapkan es batu secara konsisten
Masukkan es batu dengan jumlah yang sama pada setiap gelas. Terlalu banyak es dapat membuat rasa minuman cepat encer, sedangkan terlalu sedikit es dapat memengaruhi volume dan tampilan produk.
5. Sajikan dengan tampilan menarik
Gunakan gelas transparan agar warna hijau matcha terlihat jelas. Tambahkan topping seperlunya, seperti whipped cream, boba, saus karamel, atau taburan powder.
Tampilan menarik dapat meningkatkan nilai jual, tetapi jangan sampai penggunaan topping membuat biaya produksi menjadi terlalu tinggi.
Tips Menjaga Rasa Matcha Latte Tetap Konsisten

Buat standar resep tertulis
Catat takaran powder, air, susu, es batu, dan topping untuk setiap ukuran gelas. Tempelkan standar resep di area produksi agar mudah diikuti.
Hitung biaya setiap gelas
Hitung seluruh bahan yang digunakan, termasuk kemasan, sedotan, es batu, topping, dan biaya pendukung lainnya. Perhitungan ini membantu menentukan harga jual yang tetap menarik sekaligus menguntungkan.
Gunakan bahan baku yang praktis
Untuk kebutuhan usaha, bahan baku yang praktis dapat membantu mempercepat proses penyajian sekaligus menjaga rasa. Salah satu pilihannya adalah Dorata Powder Matcha Latte 1 Kg.
Powder minuman ini dapat digunakan untuk berbagai kreasi matcha, baik dalam sajian panas, dingin, maupun blended. Kemasan 1 kg juga cocok untuk kebutuhan operasional coffee shop, restoran, booth minuman, dan bisnis minuman rumahan.
Lakukan uji rasa sebelum mulai berjualan
Sebelum memasukkan matcha latte ke dalam daftar menu, buat beberapa percobaan dengan takaran berbeda. Pilih resep yang rasanya paling seimbang dan sesuai dengan target pelanggan.
Setelah mendapatkan formulasi terbaik, jangan mengubah takaran tanpa evaluasi terlebih dahulu.
Ide Variasi Matcha Latte untuk Jualan

Agar pelanggan memiliki lebih banyak pilihan, resep dasar matcha latte dapat dikembangkan menjadi:
- Matcha Brown Sugar
Matcha latte dengan tambahan sirup brown sugar yang memberikan rasa manis dan aroma karamel. - Matcha Coffee Latte
Perpaduan matcha latte dengan espresso untuk pelanggan yang menyukai karakter teh dan kopi sekaligus. - Matcha Salted Caramel
Matcha latte dengan sentuhan salted caramel yang menghadirkan perpaduan rasa manis dan gurih. - Matcha Boba Milk
Tambahkan boba untuk memberikan tekstur kenyal dan tampilan yang lebih menarik. - Matcha Frappe
Matcha yang diproses menggunakan blender bersama susu dan es batu hingga menghasilkan tekstur lembut.
Kamu bias cek tutorial pembuatan nya disini ya !!
Kesimpulan
Cara membuat matcha latte untuk jualan tidak hanya berfokus pada resep. Konsistensi takaran, pemilihan bahan, kecepatan penyajian, tampilan, dan perhitungan biaya juga harus diperhatikan.
Dengan resep yang terstandar dan bahan baku yang praktis, pelaku usaha dapat menghadirkan matcha latte dengan rasa yang konsisten sekaligus lebih mudah mengembangkan berbagai menu baru.
Untuk kebutuhan bahan baku minuman matcha latte, gunakan Dorata Powder Matcha Latte 1 Kg sebagai pilihan praktis untuk coffee shop dan usaha minuman.
Kamu bias baca Juga : 6 Alasan Matcha Milk Menjadi Minuman Favorit Masa Kini

